Keindahan Air Terjun Coban Parang Tejo di Tengah Hutan Pinus
![]() |
| Air Terjun Coban Parang Tejo |
Serbatau - Coban Parang Tejo
adalah air terjun setinggi sekitar 100 meter yang berada di Dusun Princi, Desa
Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, dan dikelilingi hutan pinus
yang masih asri di kaki Gunung Butak.
- Terletak
di Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, sekitar 20 km dari pusat Kota Malang
- Tinggi
air terjun diperkirakan mencapai 100 meter
- Nama
"Parang Tejo" berasal dari bahasa Jawa: parang berarti tebing,
tejo berarti pelangi
- Dikelilingi
hutan pinus dan berada di lereng Gunung Butak
- Harga
tiket masuk tergolong murah, sekitar Rp15.000 per orang
Apa Itu Coban Parang
Tejo?
Coban Parang Tejo adalah salah satu air terjun di
Malang yang masih tergolong hidden gem karena belum sepopuler Coban Rondo atau
Coban Pelangi.
Kata "coban" sendiri merupakan istilah dalam
bahasa Jawa Malangan yang berarti air terjun, sehingga sering muncul dalam
nama-nama destinasi air terjun di kawasan Malang Raya.
Air terjun ini berada di ketinggian dataran yang cukup
tinggi sehingga suhu udara di sekitarnya terasa sejuk sepanjang hari.
Airnya yang turun dari tebing tinggi terlihat lembut
seperti tirai putih ketika debit air sedang normal, dan aliran ini membentuk
lekukan-lekukan alami pada bebatuan di sekitarnya.
Beberapa hal yang membuat Coban Parang Tejo berbeda
dari air terjun lain di Malang:
- Suasana
masih alami karena pengunjungnya belum seramai coban populer lainnya
- Dikelilingi
hutan pinus yang rimbun, cocok untuk suasana teduh dan sejuk
- Berada
di kaki Gunung Butak, sehingga pemandangan sekitarnya juga berupa
perbukitan
- Fenomena
pelangi kadang muncul dari percikan air terjun, sesuai asal-usul namanya
- Akses
menuju lokasi melibatkan trekking ringan hingga sedang melalui jalan
setapak
Mengapa Nama
"Parang Tejo" Digunakan?
Nama Parang Tejo memiliki makna yang berkaitan langsung
dengan karakter alami air terjun ini. Dalam bahasa Jawa, kata
"parang" merujuk pada tebing atau bebatuan curam, sedangkan
"tejo" berarti pelangi.
Penamaan ini bukan sekadar istilah, karena pengunjung
yang datang pada waktu dan sudut tertentu bisa melihat semburan pelangi kecil
yang terbentuk dari kabut air terjun yang terkena sinar matahari.
Fenomena ini umumnya lebih mudah terlihat pada pagi
hari ketika cahaya matahari masih landai dan debit air terjun stabil. Karena
itu, banyak wisatawan yang sengaja datang lebih awal untuk berburu momen
pelangi alami tersebut.
Di Mana Lokasi Coban
Parang Tejo?
Coban Parang Tejo berlokasi di Dusun Princi, Desa
Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan jarak tempuh
sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Malang.
Rute menuju lokasi umumnya melewati kawasan perkebunan
jeruk milik warga sekitar, sehingga perjalanan menuju air terjun juga
menyuguhkan pemandangan kebun jeruk yang hijau serta panorama perbukitan di
kejauhan, termasuk area yang berdekatan dengan Gunung Panderman.
Akses jalan menuju titik parkir umumnya sudah dapat
dilalui sepeda motor maupun mobil pribadi, meskipun sebagian ruas jalan masih
berupa jalan makadam pada beberapa titik.
Setelah sampai di area parkir, perjalanan dilanjutkan
dengan berjalan kaki melalui jalur setapak menuju titik air terjun.
![]() |
| Air Terjun Coban Parang Tejo |
Apa Saja Fasilitas yang
Tersedia di Kawasan Coban Parang Tejo?
Meskipun tergolong destinasi yang belum terlalu ramai,
kawasan Coban Parang Tejo sudah dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang wisata,
di antaranya:
- Area
taman dengan penataan sederhana namun asri untuk bersantai
- Camping
ground atau area berkemah bagi pengunjung yang ingin bermalam di alam
terbuka
- Ayunan
besar yang digantung pada pohon berukuran besar, menjadi salah satu spot
foto favorit
- Miniatur
rumah adat yang menambah nilai estetika untuk berfoto
- Area
outbound sederhana yang cocok untuk pengunjung anak-anak
- Jalur
trekking yang pada beberapa bagian sudah menggunakan papan kayu agar lebih
aman dilalui
Kombinasi fasilitas ini menjadikan Coban Parang Tejo
bukan sekadar lokasi untuk melihat air terjun, tetapi juga tempat yang nyaman
untuk menghabiskan waktu lebih lama bersama keluarga atau rombongan teman.
Berapa Harga Tiket
Masuk Coban Parang Tejo?
Harga tiket masuk ke kawasan Coban Parang Tejo
tergolong terjangkau, yaitu berkisar Rp15.000 per orang.
Dengan harga tersebut, pengunjung sudah dapat menikmati
keindahan air terjun sekaligus menggunakan fasilitas taman dan spot foto yang
tersedia di kawasan tersebut.
Biaya tambahan biasanya hanya berlaku untuk parkir
kendaraan dan penggunaan area camping bagi yang ingin berkemah.
Karena harga tiket yang relatif murah, Coban Parang
Tejo menjadi pilihan wisata alam yang ramah di kantong, terutama bagi wisatawan
yang ingin menikmati suasana pegunungan tanpa biaya besar.
Apa Kesalahan Umum yang
Sebaiknya Dihindari Saat Berkunjung?
Beberapa kesalahan berikut sering dialami wisatawan
yang belum familiar dengan medan menuju Coban Parang Tejo:
- Datang
tanpa alas kaki yang memadai, padahal jalur trekking sebagian masih berupa
tanah dan bebatuan
- Berkunjung
saat musim hujan tanpa mempertimbangkan risiko jalur licin
- Tidak
membawa air minum yang cukup karena perjalanan menuju air terjun
membutuhkan tenaga ekstra
- Datang
terlalu siang sehingga melewatkan momen cahaya pagi yang ideal untuk
fotografi
- Mengabaikan
rambu atau imbauan dari pengelola setempat terkait area yang aman untuk
didekati
Menghindari kesalahan-kesalahan ini akan membuat
kunjungan ke Coban Parang Tejo terasa jauh lebih nyaman dan minim risiko.
Kesimpulan
Coban Parang Tejo layak dipertimbangkan sebagai
destinasi wisata alam di Malang bagi wisatawan yang mencari suasana lebih
tenang dan alami dibandingkan air terjun populer lainnya.
Lokasinya di Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, dengan
tinggi sekitar 100 meter dan dikelilingi hutan pinus, menjadikannya tempat yang
cocok untuk healing, camping, maupun berburu foto lanskap.
Persiapkan fisik yang cukup untuk trekking, datang di pagi hari untuk peluang melihat pelangi alami, dan manfaatkan fasilitas taman serta spot foto yang sudah disediakan pengelola.


Posting Komentar