Prabowo Patok Pertumbuhan Ekonomi 2027 di 5,8–6,5% dalam RAPBN
![]() |
| src: asatu news |
Serbatau— [Situasi
Terkini per 11:32 WIB, Rabu, 20 Mei 2026] Presiden Republik Indonesia
Prabowo Subianto resmi menetapkan proyeksi perekonomian nasional dengan
menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen
untuk tahun anggaran 2027.
Pengumuman target makroekonomi ini disampaikan secara
langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam agenda Rapat Paripurna DPR RI
ke-19 di Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026.
Pemerintah Republik Indonesia juga memproyeksikan nilai
tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada pada rentang Rp16.800 hingga
Rp17.500. Kebijakan ini menjadi pedoman awal bagi investor dan pelaku pasar
untuk membaca arah fiskal pemerintah di 2027.
Saat ini, dokumen KEM-PPKF tersebut baru diserahkan
secara resmi dan belum mendapatkan tanggapan atau pandangan umum dari
fraksi-fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
POIN PENTING SAAT INI
- Presiden Prabowo Subianto menargetkan
pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,8 hingga 6,5 persen pada tahun
2027.
- Pemerintah Republik Indonesia mematok
nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di rentang Rp16.800
hingga Rp17.500 untuk tahun 2027.
- Target makroekonomi tersebut tercantum
resmi dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan
Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027.
- Penyampaian target ekonomi 2027
dilakukan secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat
Paripurna DPR RI ke-19 di Jakarta.
- Respons dari pelaku pasar keuangan dan
tanggapan resmi dari fraksi-fraksi di DPR RI terkait proyeksi pelemahan
rupiah hingga Rp17.500 per dolar AS masih ditunggu.
Selain target pertumbuhan ekonomi nasional, Presiden
Prabowo Subianto mematok asumsi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika
Serikat pada rentang Rp16.800 hingga Rp17.500.
Angka-angka strategis tersebut tertuang secara rinci
dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal
(KEM-PPKF) RAPBN 2027 yang hari ini diserahkan pemerintah kepada lembaga
legislatif.

src: pojok papua
Apa yang Memicu
Kejadian Ini?

Penyampaian dokumen KEM-PPKF RAPBN 2027 merupakan
tahapan konstitusional yang wajib dilakukan pemerintah dalam merumuskan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Angka yang dipaparkan oleh Presiden Prabowo Subianto di
DPR RI berfungsi memberikan gambaran pasti serta sinyal awal kepada pasar
modal, pelaku usaha domestik, dan investor global mengenai proyeksi kebijakan
fiskal pemerintah Republik Indonesia di tahun 2027.

Posting Komentar