Ringkasan Cerita Bartholomew Kuma: Tragis Banget, Hidupnya Penuh Luka!
Dari Budak Kecil, Tragedi God Valley Sampai Jadi
Senjata Pemerintah Dunia, Hidup Kuma Bener-Bener Penuh Luka—Tapi Tetap Mulia.
SERBA TAU - Kalau kamu cuma tahu Kuma dari tampangnya yang datar
dan tangannya yang laser, kamu harus siap dibikin mewek setelah tahu kisah
hidupnya. Bartholomew Kuma ternyata bukan sembarang karakter.
Ia adalah simbol pengorbanan—yang hidupnya bener-bener
tragis dari kecil sampai akhir.
Keturunan Buccaneer: Budak Sejak Kecil
Bartholomew Kuma lahir sebagai keturunan dari ras Buccaneer,
ras langka yang memiliki kekuatan luar biasa—namun malah dianggap sebagai
ancaman oleh Pemerintah Dunia.
Karena itulah, sejak kecil ia dipaksa jadi budak.
Bukan karena salah, tapi karena darah yang mengalir di tubuhnya.
Puncaknya terjadi di insiden God Valley, saat para Naga
Langit mengadakan “perburuan budak” keji.
Di sinilah Kuma makan buah iblis Nikyu Nikyu no Mi,
dan berhasil menyelamatkan lebih dari 500 budak.
Momen itu bikin Kuma jadi legenda di balik layar—tapi juga awal dari penderitaan panjang.
Tinggal di Gereja Bersama Ginny
Setelah tragedi itu, Kuma sempat hidup tenang (meski
miskin) di sebuah gereja di Kerajaan Sorbet.
Ia tinggal bersama sahabatnya, Ginny, seorang
gadis pemberani yang juga punya masa lalu kelam sebagai budak Naga Langit.
Mereka seperti keluarga kecil yang saling menguatkan di dunia yang keras.
Karena sebuah insiden, Kuma dan Ginny bergabung dengan
pasukan revolusioner yang dipimpin oleh Monkey D. Dragon, nantinya kelompok ini
akan mengguncang dunia dengan aksinya.
Namun sayangnya, kebahagiaan antara Kuma dan Ginny nggak
bertahan lama.
Ginny Diculik dan Kembali dalam Keadaan Tragis
Ginny yang cantik dan pemberani menarik perhatian salah
seorang Tenryuubito. Ia diculik saat sedang melakukan tugas revolusioner dan
dibawa ke Tanah Suci Mariejois untuk dijadikan istri ke delapan.
Bertahun-tahun kemudian, Ginny kembali dalam kondisi
mengenaskan. Ia menderita penyakit misterius akibat sebuah eksperimen
keji, dan akhirnya meninggal dunia di gereja Kerajaan Sorbet.
Yang lebih menyedihkan, ia kembali sambil menggendong
seorang bayi perempuan yang ia namai Jewelry Bonney.
Kuma Merawat Bonney dengan Sepenuh Hati
Meski hancur karena kehilangan Ginny, Kuma tetap
berdiri. Dia merawat dan membesarkan Bonney seorang diri, dengan penuh kasih sayng
dan cinta.
Tapi ternyata... nasib kejam belum selesai menguji
mereka. Bonney ternyata menderita penyakit langka yang mirip yang juga
diderita ibunya.
Di sinilah, Kuma mulai membuat keputusan yang akan
mengubah hidupnya selamanya.
Dari Raja ke Cyborg: Demi Anak, Rela Jadi Senjata
Pemerintah
Kuma sempat melawan tirani Raja Kerajaan Sorbet
yang sewenang-wenang terhadap rakyat dan melengserkannya.
Karena keberaniannya, rakyat malah menunjuknya sebagai
Raja baru. Tapi begitu tahu penyakit Bonney bertambah parah dan umurnya
tinggal sebentar lagi, Kuma rela meninggalkan segalanya.
Ia pergi menemui Dr. Vegapunk, ilmuwan jenius
milik Pemerintah Dunia.
Di sanalah ia membuat kesepakatan mengerikan:
menyerahkan tubuh dan kesadarannya untuk dijadikan cyborg Pacifista, serta
masuk jadi Shichibukai—semuanya demi kesempatan menyembuhkan Bonney.
Jadi Senjata Pemerintah dan Budak Tenryuubito Lagi
Pengorbanannya nggak berhenti di situ. Setelah jadi
Pacifista, Kuma kehilangan kepribadian dan menjadi senjata milik
Pemerintah Dunia. Bahkan, ia dikembalikan lagi jadi budak oleh Tenryuubito,
dikendarai dan dipermalukan seperti binatang.
Namun disaat terakhirnya, ia meminta kepada Dr.
Vegapunk untuk memprogram dirinya untuk menjaga Thousand Sunny, kapal milik
Luffy, selama dua tahun penuh saat time skip.
Hal ini ia lakukan karena ia meyakini bahwa Luffy
mirip dengan sosok ‘Kesatria Pembebasan’ yang telah lama ia tunggu.
Sosok Penuh Luka yang Layak Dihormati
Hidup Kuma adalah gabungan antara penderitaan dan
cinta yang luar biasa besar. Ia kehilangan segalanya—ibunya, masa kecilnya,
Ginny, bahkan tubuh dan kesadarannya sendiri.
Tapi di tengah semua itu, ia tetap berjuang untuk
menyelamatkan orang-orang yang ia cintai.
Kini, lewat arc Egghead, kisah hidup Kuma akhirnya
terungkap satu per satu.
Dan satu hal yang pasti: Bartholomew Kuma bukan monster. Ia adalah pahlawan yang diam-diam menyelamatkan dunia.