Setir Mobil Tiba-Tiba Berat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Table of Contents

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

SERBATAU - Sedang enak-enaknya menyetir, tiba-tiba setir mobil terasa berat saat dibelokkan. Waduh! Selain bikin panik, kondisi ini bisa jadi pertanda ada masalah serius pada sistem kemudi.

Jika dibiarkan, bukan hanya bikin perjalanan tidak nyaman, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan.

Tapi jangan buru-buru stres. Setir berat itu bisa diatasi, asal tahu penyebabnya dan tahu harus mulai dari mana.

Yuk, kita bahas satu per satu penyebab dan cara mengatasinya, supaya pengalaman berkendara kamu tetap aman dan nyaman!

 

Penyebab Setir Mobil Terasa Berat

Setir mobil yang terasa berat bisa disebabkan banyak faktor, mulai dari tekanan ban yang kurang, power steering yang bermasalah, hingga komponen kaki-kaki yang aus. Berikut beberapa penyebab umum yang wajib kamu waspadai:

 

1. Tekanan Angin Ban Kurang

Kenapa bisa bikin setir berat?
Ketika tekanan angin pada ban kurang, permukaan ban akan menempel lebih banyak ke jalan. Akibatnya, gesekan jadi tinggi dan setir jadi lebih berat saat dibelokkan, apalagi ketika parkir atau manuver pelan.

Solusinya:

  • Cek tekanan ban secara rutin, minimal seminggu sekali.
  • Gunakan standar tekanan dari pabrikan (biasanya tertera di pintu mobil atau buku manual).
  • Jangan tunggu ban kempes dulu baru isi angin, ya!

 

2. Power Steering Bermasalah

Power steering adalah komponen yang membantu meringankan kerja tangan saat mengemudi. Kalau sistem ini bermasalah, otomatis putaran setir jadi lebih berat dari biasanya.

Ciri-cirinya:

  • Ada suara mendengung saat memutar setir
  • Setir terasa berat cuma disaat mobil diam
  • Indikator power steering menyala di dashboard

Solusi berdasarkan jenis sistemnya:

  • Power steering hidrolik: Cek level oli power steering. Jika kurang, segera isi ulang. Pastikan juga tidak ada kebocoran.
  • Power steering elektrik: Masalah biasanya terletak di sensor atau motor listrik. Sebaiknya langsung bawa ke bengkel untuk pengecekan sistem kelistrikan.

 

3. Komponen Kaki-Kaki dan Suspensi Aus

Jangan remehkan kaki-kaki mobil. Komponen seperti tie rod, ball joint, atau bearing roda yang aus bisa bikin kemudi jadi tidak stabil dan berat.

Tanda-tandanya:

  • Setir bergetar saat kecepatan tinggi
  • Mobil cenderung menarik ke satu sisi
  • Terdapat bunyi "kletek" ataupun bunyi aneh saat belok

Solusi:

  • Lakukan pengecekan di bengkel terpercaya
  • Ganti komponen yang sudah aus
  • Lakukan spooring setelah penggantian kaki-kaki

 

4. Rack Steer atau Poros Kemudi Kotor

Kadang, penyebab setir berat datang dari hal sepele: kotoran. Debu atau pelumas yang mengering bisa bikin gesekan tinggi di area rack steer dan poros kemudi.

Solusi:

  • Bersihkan bagian tersebut di bengkel
  • Gunakan pelumas sesuai rekomendasi pabrikan
  • Jangan asal semprot pelumas—kalau salah, bisa makin parah

 

5. Ban Tidak Sejajar (Masalah Spooring)

Spooring yang tidak sesuai membuat distribusi beban mobil jadi nggak merata. Ini bisa menyebabkan setir terasa berat di satu sisi atau tidak kembali ke tengah secara otomatis setelah belok.

Solusi:

  • Lakukan spooring dan balancing setiap 10.000 km
  • Atau lebih cepat, jika kamu sering berkendara di jalan rusak
  • Cek juga kondisi velg, siapa tahu ada yang penyok
Setir Mobil Tiba-Tiba Berat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kapan Harus Segera ke Bengkel?

Kalau kamu sudah cek tekanan ban dan level oli power steering tapi masalah masih ada, itu artinya kamu perlu pemeriksaan lebih lanjut. Terutama jika:

  • Setir tiba-tiba berat tanpa sebab jelas
  • Terasa berat hanya di satu sisi
  • Muncul suara aneh saat belok
  • Setir tidak mau balik ke posisi semula

Segera bawa ke bengkel supaya kerusakan tidak merambat ke komponen lain. Lebih cepat diperiksa, lebih hemat biaya perbaikan!

 

Tips Mencegah Setir Mobil Berat

Agar kamu nggak mengalami masalah ini di tengah jalan, coba terapkan tips perawatan ringan berikut:

1. Periksa tekanan ban secara berkala

2. Lakukan servis rutin sistem kemudi serta suspensi

3. Gunakan oli power steering yang sesuai spesifikasi

4. Jangan tunda spooring-balancing setelah ganti ban ataupun kena lubang

5. Bersihkan area bawah mobil secara rutin jika sering lewat jalan berdebu


Setir mobil yang berat memang bikin was-was, tapi sebenarnya bisa dicegah dan diatasi dengan langkah yang tepat. Mulailah dari pengecekan tekanan ban, cairan power steering, sampai kaki-kaki mobil. Dan kalau sudah merasa nggak nyaman, jangan ragu untuk periksa ke bengkel.

Dengan perawatan yang rutin dan pemahaman akan penyebabnya, setir mobil kamu akan tetap enteng dan nyaman saat dipakai. Yuk, lebih peduli lagi sama sistem kemudi karena keamanan berkendara itu dimulai dari setir yang sehat!


Paket Outbound Perusahaan di Batu Malang