Hal Penting yang Harus Dilakukan Sebelum Berenang, Jangan Asal Nyebur!

Table of Contents

Panduan Sebelum Berenang

SERBATAU - Berenang itu menyenangkan, apalagi saat cuaca lagi panas-panasnya. Tapi, jangan asal terjun ke kolam tanpa persiapan! Ada beberapa hal penting yang perlu kamu lakukan dulu sebelum nyebur, biar aktivitas renangmu aman, nyaman, dan bebas dari drama.

Di Indonesia yang beriklim tropis, berenang jadi pilihan favorit banyak orang saat akhir pekan atau liburan. Selain menyegarkan tubuh, aktivitas air ini juga punya manfaat luar biasa untuk kesehatan—dari melatih otot jantung, memperbaiki postur tubuh, sampai meredakan stres.

Tapi meskipun terlihat simpel, berenang sebenarnya butuh persiapan. Bukan cuma urusan teknis seperti baju renang atau kacamata, tapi juga soal kesiapan tubuh dan lingkungan tempat kamu berenang. Sayangnya, masih banyak yang langsung asal loncat ke air tanpa tahu risikonya.

Nah, supaya kamu nggak jadi salah satu dari mereka, yuk simak hal-hal penting yang wajib dilakukan sebelum berenang berikut ini!


1. Lakukan Pemanasan Supaya Tubuh Nggak ‘Kaget’

Berenang itu memang beda dari lari atau main bola. Tapi soal kebutuhan pemanasan, semuanya sama pentingnya. Sebelum kamu nyebur, luangkan waktu 5–10 menit buat stretching ringan.

Beberapa gerakan yang bisa kamu lakukan:

  • Putar bahu dan lengan
  • Regangkan leher ke kiri-kanan
  • Jongkok berdiri perlahan
  • Putar pergelangan tangan dan kaki

Kenapa penting? Karena tubuh yang belum siap bisa lebih mudah mengalami kram otot, terutama di bagian betis atau paha. Dan kalau kram itu terjadi saat kamu sedang di tengah kolam... bisa repot urusannya.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, cedera ringan seperti kram dan otot tertarik sering terjadi pada orang yang berenang tanpa pemanasan.

Jadi, mulai sekarang: pemanasan dulu, nyebur belakangan.


2. Cek Kondisi Air dan Fasilitas Kolam

Sebelum kamu benar-benar masuk ke kolam, sempatkan buat periksa dulu airnya. Apakah airnya jernih? Apakah dasar kolam terlihat jelas? Apakah ada bau kaporit yang terlalu menyengat?

Kalau jawabannya “nggak yakin”, sebaiknya tunda dulu niat berenangnya. Air kolam yang keruh ataupun bau menyengat dapat jadi indikasi kandungan kimia berlebih, atau malah kolamnya belum dibersihkan dengan baik.

Cek juga fasilitas di sekitar kolam:

  • Apakah ada papan informasi kedalaman?
  • Apakah ada penjaga kolam (lifeguard)?
  • Apakah tangga masuk aman dan nggak licin?

Berenang di kolam umum itu sah-sah saja, asalkan kamu tetap jeli dan tidak asal masuk tanpa periksa.

3. Bilas Dulu Sebelum Masuk Kolam

Nah, ini nih yang sering disepelekan. Banyak orang langsung loncat ke kolam tanpa mandi dulu. Padahal, membilas tubuh sebelum berenang itu penting banget buat menjaga kebersihan kolam dan kenyamanan bersama.

Keringat, minyak di kulit, sisa parfum atau lotion—semuanya bisa larut ke air dan bikin kolam jadi cepat kotor. Makanya, di banyak kolam umum, mandi sebelum masuk kolam itu bukan cuma saran, tapi aturan wajib.

Saran: kalau kamu pakai makeup atau sunblock, sebaiknya bersihkan dulu, lalu re-apply sunblock yang tahan air sebelum masuk kolam (lebih aman buat kulit dan kolamnya).


4. Hindari Makan Berat Tepat Sebelum Berenang

Pernah dengar mitos "jangan berenang setelah makan"? Sebenarnya, bukan mitos sepenuhnya. Berenang dengan perut penuh bisa bikin kamu merasa begah, mual, dan sulit bernapas saat bergerak aktif di air.

Idealnya, kamu makan 1–2 jam sebelum berenang. Dan jenis makanannya pun sebaiknya ringan tapi cukup energi, misalnya:

  • Roti gandum dengan selai kacang
  • Smoothie buah
  • Pisang atau buah-buahan lain
  • Yoghurt dengan granola

“Perut yang terlalu kenyang bisa mengganggu fungsi otot dan sistem pencernaan saat tubuh berada di posisi horizontal di air,” jelas ahli gizi olahraga dari Klinik Nutrisi Jakarta.

Kalau kamu merasa lapar banget sebelum berenang, lebih baik makan camilan ringan daripada paksakan makan besar.


5. Siapkan Perlengkapan Renang yang Nyaman

Jangan sampai pengalaman berenangmu terganggu hanya karena perlengkapan yang nggak cocok. Berikut beberapa item yang sebaiknya kamu bawa:

  • Kacamata renang: Supaya mata tidak perih karena kaporit.
  • Topi renang: Terutama buat kamu yang memiliki rambut panjang.
  • Baju renang: Pilih yang pas badan, fleksibel, dan nggak mudah melorot.
  • Handuk & sandal anti-slip: Nggak enak kan kalau jatuh di tepi kolam?

Oh ya, satu lagi yang sering dilupakan: sunblock. Walaupun berenang di kolam indoor, sinar UV tetap dapat masuk melalui jendela kaca maupun langit-langit transparan. Gunakan sunblock minimal SPF 30 dan tahan air guna proteksi maksimal.


6. Tips Tambahan Biar Renang Makin Aman dan Seru

Kalau kamu berenang di laut atau tempat alami, ada beberapa tambahan tips yang bisa kamu pertimbangkan:

  • Jangan berenang sendirian
  • Hindari berenang di area tanpa pengawasan
  • Perhatikan rambu-rambu dan arus air
  • Bawa botol air minum untuk tetap terhidrasi

Dan pastikan kamu tahu batas kemampuanmu. Jangan terlalu memaksakan diri ikut lomba gaya kupu-kupu kalau kamu baru bisa gaya katak, ya.


Nikmati Air, Tapi Jangan Abaikan Prosedur

Berenang itu bisa jadi salah satu bentuk self-care paling menyenangkan. Tapi biar aktivitasnya beneran menyenangkan, penting buat mulai dari persiapan yang benar. Mulai dari pemanasan sampai cek air kolam, semuanya penting buat keselamatan dan kenyamanan kamu sendiri.

Jadi, lain kali kamu mau nyebur, pastikan semua poin di atas sudah kamu lakukan, ya. Karena berenang bukan soal gaya doang, tetapi juga soal tanggung jawab.

Selamat berenang, dan semoga tubuh dan pikiranmu makin segar setelahnya!

 

Paket Outbound Perusahaan di Batu Malang