Waspadai! Ini 5 Komponen Mobil yang Sering Luput Dicek saat Servis Berkala

Table of Contents
5 Komponen Mobil yang Sering Luput Dicek saat Servis Berkala

SERBATAU - Setiap pemilik mobil pasti menginginkan kendaraannya selalu dalam kondisi prima tidak rewel, nyaman dikendarai, dan tentu saja aman. Namun, kenyataannya masih banyak orang yang menganggap bahwa servis berkala cukup dengan ganti oli dan pengecekan ringan saja.

Padahal, ada sejumlah komponen mobil lain yang memiliki peran besar terhadap performa dan keselamatan, namun kerap terlewatkan saat servis di bengkel.

Kelalaian dalam melakukan pengecekan terhadap komponen-komponen ini bisa berakibat serius, mulai dari boros bahan bakar, mobil tak nyaman dikendarai, hingga mogok di jalan.

Berikut ini adalah lima komponen penting yang perlu Anda perhatikan setiap kali melakukan servis berkala.

 

1. Kaki-Kaki Mobil

Peredam Getaran yang Sering Tak Terlihat

Komponen kaki-kaki seperti shock absorber, bushing arm, stabilizer link, dan tie rod bertugas menyerap getaran, menjaga kestabilan mobil saat menikung, dan melindungi komponen lainnya dari getaran berlebih.

Kaki-kaki itu ibarat sendi-sendi di tubuh manusia. Kalau aus, bukan cuma bikin bunyi-bunyi, tapi bisa ganggu kenyamanan dan mengancam keselamatan.

Tanda-tanda kerusakan umumnya berupa suara gluduk saat melewati jalan rusak, setir terasa tidak stabil, atau ban cepat aus tidak merata. Untuk mobil harian, sebaiknya kaki-kaki diperiksa setiap 10.000–15.000 km, atau minimal setahun sekali.

 

2. Filter Kabin (AC)

Penyaring Udara yang Sering Terlupakan

Banyak pengguna mobil masih mengira bahwa satu-satunya filter yang perlu diperhatikan hanyalah filter udara mesin. Padahal, filter kabin atau AC juga berperan penting dalam menjaga kualitas udara di dalam mobil.

Kalau filter kabin terlalu kotor, sirkulasi udara terganggu dan AC jadi tidak dingin. Bahkan bisa jadi sarang bakteri dan jamur. Apalagi di kota besar yang tingkat polusinya tinggi, filter kabin cepat kotor dan harus diganti lebih sering.

Idealnya diganti setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali, terlebih jika mobil sering digunakan di area berdebu atau macet.

3. Sistem Rem: Selang dan Minyak Rem

Tak Sekadar Kampas

Rem adalah salah satu komponen keselamatan yang tidak bisa dikompromikan. Namun sayangnya, banyak pemilik mobil hanya fokus pada kampas rem. Mereka lupa bahwa sistem rem terdiri dari banyak bagian penting lain seperti selang rem, master rem, dan minyak rem.

Minyak rem bersifat higroskopis, artinya menyerap air dari udara. Ini menyebabkan kualitasnya menurun seiring waktu, sehingga sistem rem jadi kurang responsif. Begitu pula selang rem yang bisa getas atau bocor karena faktor usia.

Gantilah minyak rem setiap dua tahun meskipun jarang dipakai. Ini bagian penting dari keselamatan. Pengecekan sistem rem yang menyeluruh harus jadi agenda rutin setiap servis besar, dan jangan lupa untuk memeriksa tekanan dan kondisi minyak rem.

 

4. Busi

Kecil, Tapi Berpengaruh Besar

Busi bertugas memercikkan api di ruang pembakaran. Bila kondisinya kotor atau sudah aus, pembakaran akan terganggu. Akibatnya, mesin menjadi susah dihidupkan, brebet, atau bahkan lebih boros BBM.

Untuk mobil dengan penggunaan normal, busi standar harus diganti setiap 20.000–30.000 km. Namun, untuk jenis busi iridium atau platinum, usia pakainya bisa mencapai 80.000 km, dengan catatan tetap dilakukan pemeriksaan rutin.

Gejala busi bermasalah biasanya berupa mesin tersendat, tenaga terasa kurang, dan kadang-kadang lampu check engine menyala di panel dasbor. Jangan tunggu gejala parah baru bertindak.

 

5. Karet-Karet Bodi

Si Peredam Suara yang Sering Diabaikan

Karet pintu, karet kaca, dan karet pada kap mesin adalah bagian kecil yang sering dilupakan, tapi sebenarnya sangat penting untuk kedap suara, mencegah air masuk, dan meredam getaran.

Seiring usia pemakaian dan paparan sinar matahari, karet bisa mengeras, pecah, atau robek. Efeknya? Kabin jadi bising, muncul bau dari luar, dan air bisa merembes ke dalam saat hujan atau cuci mobil.

Jangan tunggu sampai pintu bunyi 'krek' atau ada air ngembun di kaca dalam. Karet bodi itu bagian penting buat kenyamanan.

Periksa karet-karet ini secara visual minimal setiap 6 bulan. Bila terlihat retak atau keras, segera ganti. Harga penggantiannya memang kecil, tapi efeknya besar.

 

Rawatlah Mobil Secara Menyeluruh, Bukan Sekadar Rutinitas

Merawat mobil bukan hanya soal ganti oli dan filter udara mesin. Ada banyak komponen penting lain yang perlu diperhatikan agar mobil tetap nyaman, hemat, dan aman digunakan. Kaki-kaki, filter kabin, sistem rem, busi, dan karet bodi adalah bagian yang sering terlewat tapi sebenarnya sangat krusial.

Jangan tunggu sampai ada masalah besar baru ke bengkel. Mulailah membiasakan diri berdiskusi dengan mekanik soal bagian-bagian ini setiap kali servis berkala. Sedikit usaha ekstra bisa menyelamatkan Anda dari biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari.

Ingat, mobil yang dirawat dengan baik bukan hanya lebih enak dikendarai, tapi juga punya umur pakai yang lebih panjang dan nilai jual kembali yang lebih tinggi.

Paket Outbound Perusahaan di Batu Malang