Efek Overcharge: Ancaman Tersembunyi di Balik Cas HP Terus Menerus
HP Nggak Meledak, Tapi Rusak Diam-Diam: Bahaya Overcharge Terungkap!
SERBA TAU - Kamu tergolong orang yang suka ngecharge handphone kamu semalaman? Atau
malah biarin terus nyolok ke charger meski udah 100%? Kelihatannya sepele, tapi
kebiasaan ini bisa jadi boomerang buat smartphone kamu sendiri, lho!
Padahal saat ini, hampir
semua smartphone udah dilengkapi fitur auto cut-off saat baterai penuh. Tapi, benarkah
itu bikin kita bebas ngecas sepuasnya? Atau justru diam-diam bikin umur HP jadi
pendek?
Apa Itu Overcharge dan Kenapa Jadi Masalah?
Overcharge secara teknis
berarti proses pengisian daya yang melebihi kapasitas baterai. HP zaman
sekarang memang udah pintar, punya charging controller yang otomatis
berhenti mengisi saat indikator baterai nyentuh 100%.
Tapi, nggak berarti handphonemu akan “diam” sehabis itu.
Faktanya, ketika
baterai turun ke 99%, charger otomatis aktif lagi untuk ngecas ke 100%, dan
proses ini bisa terjadi berulang-ulang selama masih terhubung ke sumber
listrik.
Nah, siklus kecil ini
disebut sebagai trickle charging. Nah, inilah yang bisa buat baterai makin cepat aus.
"Trickle charge yang terus-terusan bisa mempercepat degradasi sel lithium-ion dalam jangka panjang," ujar Jonathan Brill, pakar teknologi baterai dari Battery University.
Bahaya Lain: Panas dan Komponen Internal
Selain bikin baterai
cepat rusak, ngecas HP terlalu lama juga bisa menimbulkan peningkatan suhu.
Suhu berlebih bisa merusak IC power, komponen logika, bahkan bikin layar cepat burn-in.
Belum lagi kalau kamu
pakai casing tebal atau HP digeletakin di atas kasur saat dicas—risiko panas
makin tinggi.
Dalam beberapa kasus
ekstrem, suhu panas saat overcharge bisa memicu korsleting ringan. Meskipun jarang, tetap saja ada potensi untuk terbakar atau meledak, terlebih kalau HP dicas semalaman
dengan posisi yang tertutup.
Mitos vs Fakta Soal Charging
Banyak banget mitos yang bahkan masih dipercayai banyak orang mengenai ngecas HP. Ini beberapa yang wajib kamu luruskan:
- Mitos: “Ngecas semalaman aman, HP kan udah canggih.”
Fakta: Meski ada fitur cut-off, HP tetap mengalami micro charging cycles yang mempercepat kerusakan.
- Mitos: “Harus tunggu baterai 0% dulu baru boleh
ngecas.”
Fakta: Lithium-ion justru paling optimal kalau dicas saat masih 30–40%.
- Mitos: “Cas handphone pakai power bank itu bisa buat cepet rusak.”
Fakta: Selama pakai power bank berkualitas, charging tetap aman.
Tips Aman Ngecas HP
Biar kapasitas batraimu aman, ada beberapa saran untuk aman ngecas HP yang bisa kamu lakukan mulai
saat ini:
- Cas HPmu saat kapasitas baterai mencapai 20–30%, lalu lepas saat 80–90%.
- Hindari ngecas
semalaman. Jika perlu, gunakan smart plug, karea bisa memutus aliran listrik secara otomatis.
- Cas di tempat yang
terbuka atau buka casing HP, jangan letakkan di atas kasur.
- Gunakan charger
asli atau yang bersertifikasi.
- Cabut charger dari
colokan saat tidak digunakan.
Jadi, Perlu Parno?
Nggak perlu panik, tapi
juga jangan cuek. HP sekarang memang makin pintar, tapi kebiasaan kecil kayak
ngecas terus-menerus tetap punya efek jangka panjang. Apalagi kalau kamu tipe
yang nggak ganti HP tiap tahun.
Lebih baik mulai dari sekarang belajar merawat gadget dengan benar. Soalnya kalau baterai udah rusak, performanya jadi menurun, dan nggak cuma itu, dompet pun juga ikutan nangis karena pasti butuh ganti baterai. Pastinya butuh biaya tambayan buat perbaikan.