Kenali 5 Ciri Anak Auditori dan Cara Mengasah Kemampuannya
Gaya Belajar Anak Auditori: Ciri,
Tantangan, dan Cara Mengasahnya
SERBA TAU - Kamu mungkin pernah bertanya-tanya, kenapa anakmu
lebih cepat paham kalau dijelaskan langsung dibandingkan baca buku sendiri?
Bisa jadi dia termasuk tipe anak auditori!
Setiap anak punya gaya
belajar yang beda-beda. Ada yang lebih visual, ada juga yang kinestetik. Nah,
salah satu yang sering ditemukan adalah anak dengan gaya belajar auditori—alias
lebih cepat menyerap informasi lewat pendengaran.
Kalau kamu merasa si kecil lebih responsif saat diajak ngobrol atau dengerin cerita, bisa jadi dia memang tipe auditori. Yuk, kenali ciri-cirinya berikut ini biar kamu bisa bantu dia belajar dengan lebih maksimal!
Apa Itu Anak
Auditori?
Sesuai dengan namanya,
anak auditori merupakan anak yang mengandalkan keahlian mendengar untuk
menguasai informasi. Mereka cenderung mudah
menangkap sesuatu lewat obrolan, lagu, cerita, atau diskusi.
Mereka nggak butuh
banyak gambar atau gerakan. Cukup dengar suara guru, cerita dari orang tua,
atau bahkan mendengarkan dirinya sendiri bicara, mereka bisa langsung paham.
Ini Dia 5 Ciri Anak
Auditori
1. Mudah Meniru
Ucapan atau Lagu
Anak auditori biasanya
cepat banget hafal lirik lagu, percakapan di film kartun, bahkan nada bel
rumah! Mereka memiliki ingatan yang dalam jika melalui suara.
2. Suka Ngobrol dan
Cerita
Jangan heran kalau
anakmu nggak berhenti ngoceh. Mereka suka banget mengungkapkan pikiran lewat
kata-kata. Cerita tentang sekolah, teman, atau bahkan hal-hal kecil bisa jadi
panjang lebar.
3. Lebih Fokus Saat
Mendengarkan
Daripada hanya duduk
sembari nonton ataupun mewarnai, anak auditori lebih fokus jika diajak diskusi
ataupun mendengarkan penjelasan langsung. Mereka dapat meresap info cuma dengan
mendengar—tanpa mesti melihat.
4. Tidak Suka
Kebisingan
Ironisnya, anak auditori
juga bisa sensitif terhadap suara. Mereka mudah terganggu kalau suasana terlalu
ramai atau berisik, karena konsentrasinya terganggu.
5. Sering Bicara
Sendiri Saat Belajar
Pernah dengar anakmu
ngomong sendiri waktu belajar? Jangan panik! Anak auditori memang terbiasa
mengulang materi lewat suara. Itu cara mereka menyerap pelajaran.
Gimana Cara Mengasah
Kemampuan Anak Auditori?
Sudah yakin anakmu tipe
auditori? Kalau iya, ini beberapa cara seru buat mengasah potensinya:
1. Dengarkan dan Ajak
Diskusi
Anak auditori suka
diajak ngobrol. Jadi, jangan cuma kasih tugas atau perintah. Ajak dia diskusi
soal apa pun—bisa soal sekolah, cerita dongeng, atau topik yang dia suka.
2. Gunakan Media
Audio
Putar podcast anak, lagu
edukatif, atau cerita bersuara. Ini bisa jadi cara ampuh untuk bantu anak
belajar tanpa harus “belajar”.
3. Latih dengan Ulang
Kata-Kata
Minta anak untuk
mengulang apa yang baru dia pelajari. Bisa lewat cerita, suara, atau bikin
rekaman suara dia sendiri. Latihan ini melatih daya ingat dan kefasihan bicara.
4. Hindari Suasana
Belajar yang Ramai
Cari tempat belajar yang
tenang. Anak auditori cenderung mudah terdistraksi kalau sekitarnya berisik.
Fokus mereka bisa buyar hanya gara-gara suara TV di ruangan sebelah.
5. Beri Pujian Saat
Dia Mendengarkan dengan Baik
Anak auditori akan
merasa dihargai kalau kamu akui kelebihannya. Misalnya, “Wah, kamu cepat banget
ingat cerita Ibu tadi, hebat!”
Intinya...
Kenali gaya belajar anak
sejak dini bisa bantu kamu mendampingi mereka berkembang dengan maksimal. Kalau
si kecil termasuk anak auditori, kamu bisa dukung dia lewat obrolan, musik, dan
latihan mendengar lainnya.
Karena setiap anak unik.
Tinggal bagaimana kita menyesuaikan pendekatan belajarnya. Siap jadi partner
belajar terbaik buat anakmu?