Digital Marketing Funnel: Cara Kerja & Tahapan Lengkap!

Table of Contents

Digital Marketing Funnel

SERBA TAU - Tahu nggak sih? Banyak bisnis online boncos gara-gara salah strategi digital. Nah, di sinilah pentingnya paham soal digital marketing funnel.

 

Strategi Marketing Bukan Sekadar “Gaspol”!

 

Buat kamu yang lagi ngebangun bisnis digital, ada satu istilah yang wajib banget kamu kenal: digital marketing funnel. Konsep ini bukan barang baru sih, tapi masih sering disalahpahami. Padahal, funnel ini penting banget buat ngarahin audiens dari yang cuma numpang lewat, sampai akhirnya jadi pelanggan setia.

 

Apa Itu Digital Marketing Funnel?

 

Digital marketing funnel adalah proses perjalanan calon pelanggan, dari yang awalnya cuma tahu brand kamu, sampai akhirnya beli dan bahkan merekomendasikan ke orang lain.

Ibaratnya kayak corong—di atas rame banget orang yang baru kenal, makin ke bawah makin mengerucut jadi orang-orang yang benar-benar tertarik dan siap beli. Strategi ini dipakai buat nyusun langkah-langkah komunikasi yang tepat di tiap tahapan.

Kenapa Funnel Ini Penting Banget?

 

Bayangin kamu promosi produk skincare ke semua orang tanpa filter—yang cowok, yang udah punya produk lain, bahkan yang belum ngerti pentingnya skincare. Capek, kan?

Nah, funnel bantu kamu fokus ke orang yang memang siap dikasih tahu, sampai akhirnya mereka mikir, “Wah, aku butuh produk ini!”

 

Tahapan Digital Marketing Funnel

 

Setiap funnel biasanya punya tahapan kayak gini:

 

1. Awareness – Bikin Orang Sadar Kamu Ada

Di tahap ini, audiens masih belum kenal kamu. Tugas kamu? Tampil di hadapan mereka! Bisa lewat iklan, konten viral, atau SEO biar gampang dicari.

 

2. Interest – Bikin Mereka Tertarik

Setelah tahu kamu, sekarang saatnya bikin mereka penasaran. Konten edukasi, review produk, atau info menarik bisa banget dipakai di tahap ini.

 

3. Consideration – Saat Mereka Mulai Banding-Bandingin

Di sinilah calon pelanggan mulai mikir: “Mau beli produk kamu, atau yang lain ya?” Tunjukkan keunggulan, testimoni, dan penawaran menarik biar mereka makin yakin.

 

4. Conversion – Ayo, Aksi!

Goal utama di sini: mereka beli! Bisa dikasih trigger kayak diskon terbatas, gratis ongkir, atau CTA yang bikin FOMO.

 

5. Loyalty & Advocacy – Biar Mereka Balik Lagi

Jangan berhenti di transaksi. Kasih pelayanan oke, follow-up yang manis, dan program loyalitas biar mereka betah dan jadi tim promosi gratis kamu.

 

Contoh Gampang: Toko Skincare Lokal

 

Misalnya kamu punya toko skincare organik.

 

  • Awareness: Pakai konten “Tips glowing tanpa skincare mahal” di TikTok.
  • Interest: Upload video before-after pemakaian produk kamu.
  • Consideration: Tunjukkan testimoni dari pelanggan yang jerawatnya sembuh.
  • Conversion: Kasih promo “Beli 2 gratis 1” selama 3 hari.
  • Loyalty: Kirim ucapan ulang tahun + voucher buat repeat order.

 

Tips Susun Funnel yang Anti-Zonk

 

  • Kenali audiens kamu (umur, minat, masalah)
  • Gunakan tools kayak Google Analytics atau Meta Ads Manager
  • Jangan semua langsung dijual—bangun hubungan dulu
  • Bikin konten sesuai tahapan, jangan asal copas!

 

Funnel Bukan Cuma Teori, Bro!

 

Di dunia digital yang makin padat, strategi funnel jadi semacam GPS buat jalanin bisnis online. Tanpa itu, kamu bakal bingung harus promosi ke siapa, kapan, dan pakai cara apa.

Jadi, udah saatnya kamu mulai nyusun funnel versimu sendiri. Mulai dari kenalan, ngobrol, sampai akhirnya mereka bilang, “Shut up and take my money!”

Paket Outbound Perusahaan di Batu Malang