5 Cara Belajar Anti Bosan Buat Anak dengan Gaya Belajar Visual
Anak Susah Fokus? Coba Trik Belajar
Visual Anti Ribet Ini!
SERBA TAU - Anakmu cepat bosan saat belajar, padahal materinya
belum setengah jalan? Bisa jadi, cara belajarnya belum cocok. Khususnya buat
anak dengan gaya belajar visual, belajar tanpa unsur visual ibarat nonton film
tapi tanpa gambar—nggak nyambung!
Tapi tenang, belajar
nggak harus selalu soal duduk diam sambil baca buku. Dengan pendekatan visual,
anak bisa belajar sambil tetap happy dan semangat. Yuk, simak tips-tips seru
yang bisa langsung dicoba!
Ciri Anak Visual
Learner
Anak visual biasanya
suka lihat warna-warni, gambar, atau susunan yang rapi. Mereka gampang ingat
bentuk atau posisi sesuatu, dan cenderung lebih suka nonton daripada cuma
dengerin. Kalau anakmu suka mencoret-coret, gambar ilustrasi saat belajar, atau
bikin catatan warna-warni, besar kemungkinan dia visual learner.
Selain itu, mereka cenderung lebih fokus saat melihat materi yang disajikan secara estetis—alias enak dipandang. Jadi, kalau belajar lewat tulisan panjang bikin mereka zonk, itu bukan malas, tapi emang nggak cocok gayanya. Sekarang tinggal sesuaikan aja metode belajarnya.
1. Gunakan Warna dan
Gambar
Buku pelajaran yang
penuh teks kecil bisa bikin anak visual langsung bosan bahkan sebelum mulai.
Coba deh, pakai alat tulis warna-warni seperti stabilo, sticky note, atau
gambar lucu sebagai pemanis. Anak bisa belajar sambil mewarnai bagian penting
atau menggambar simbol tertentu biar mudah diingat.
Contohnya, saat belajar
IPA, bagian tubuh manusia bisa diberi warna berbeda-beda biar lebih gampang
dikenali. Cara ini nggak cuma bikin belajar lebih menarik, tapi juga membantu
anak mengingat informasi lebih lama. Bonusnya, bisa sekalian jadi aktivitas bonding
juga lho!
2. Ubah Materi Jadi
Mind Map
Mind map itu cocok
banget buat anak visual karena bisa bantu mereka melihat “peta besar” dari
sebuah topik. Materi pelajaran yang awalnya ruwet bisa terlihat lebih ringkas
dan jelas saat dituangkan dalam bentuk cabang-cabang warna-warni. Biar makin
seru, ajak anak pilih sendiri warna dan bentuk ikonnya.
Misalnya saat belajar
tentang siklus air, anak bisa gambar awan, hujan, sungai, dan matahari dalam
satu halaman. Selain lebih menyenangkan, metode ini juga mendorong anak
berpikir kreatif. Mereka bisa belajar sambil “bermain” struktur visual yang
mereka buat sendiri.
3. Tonton Video
Edukasi dan Animasi
Video edukasi bisa jadi
penyelamat di saat anak mulai bosan baca buku. Banyak banget kanal YouTube atau
platform belajar yang menyediakan animasi pelajaran dengan bahasa sederhana dan
tampilan menarik. Anak bisa belajar tentang planet, hewan, sejarah, atau bahkan
matematika lewat video lucu dan interaktif.
Menariknya, banyak video
sekarang sudah dilengkapi dengan subtitle, ilustrasi, dan contoh langsung. Ini
sangat membantu visual learner yang lebih menyerap informasi lewat gambar
gerak. Nggak heran kalau belajar lewat video jadi favorit banyak anak zaman sekarang!
4. Poster atau
Flashcard DIY
Daripada beli flashcard
jadi, kenapa nggak ajak anak bikin sendiri di rumah? Aktivitas ini bisa jadi
momen belajar sekaligus seru-seruan bareng. Anak bisa menggambar objek, menulis
kata kunci, dan mendesain sendiri posternya.
Misalnya, saat belajar
Bahasa Inggris, anak bisa bikin kartu berisi gambar apel dan menuliskan “apple”
di bawahnya. Tempel di dinding kamar atau meja belajar supaya bisa dilihat
terus. Lama-lama, tanpa sadar, anak hafal sendiri lho!
5. Pakai Aplikasi
Belajar Visual
Sekarang banyak aplikasi
belajar yang didesain khusus buat visual learner. Nggak cuma tampilannya yang
penuh warna, tapi juga interaktif dengan animasi, kuis, dan suara. Anak bisa
belajar sambil main game edukasi yang bikin mereka betah duduk lebih lama.
Beberapa aplikasi bahkan
bisa disesuaikan dengan level belajar anak, jadi makin personal dan efektif.
Pilih yang punya konten lokal juga, biar anak makin relate. Selain itu,
aplikasi ini bisa jadi “teman belajar digital” saat kamu lagi sibuk tapi tetap
ingin anak belajar.
Belajar Itu Nggak
Harus Membosankan
Setiap anak unik,
termasuk dalam cara belajarnya. Dengan pendekatan yang tepat, proses belajar
bisa jadi aktivitas yang menyenangkan, bukan tekanan. Anak visual perlu
dirangsang secara visual agar semangat mereka tetap terjaga.
Jadi, yuk mulai
eksplorasi berbagai metode belajar visual yang kreatif dan ramah anak. Belajar
bukan lagi soal paksaan, tapi jadi petualangan yang bikin anak terus penasaran!