Hindari Masalah! Ini Barang yang Dilarang Dibawa ke Luar Negeri
Traveling Aman?
Hindari Barang-Barang Ini Sebelum Berangkat!
SERBA TAU - Niat hati mau traveling, eh malah kena tegur petugas
bea cukai. Gagal liburan, dong? Kalau kamu punya rencana ke luar negeri dalam
waktu dekat, ada satu hal penting yang nggak boleh kamu skip: cek aturan
barang yang boleh dibawa masuk ke negara tujuan. Soalnya, tiap negara punya
regulasi bea cukai yang beda-beda dan bisa bikin kamu kena denda—bahkan dicekal
masuk—kalau sampai melanggar.
Kenapa
Harus Peduli?
Meski kelihatan sepele,
banyak kasus turis yang akhirnya ribet sendiri gara-gara bawa barang terlarang.
Contoh klasiknya? Orang Indonesia yang bawa rendang atau sambal botol ke
Australia dan harus rela lihat makanannya dibuang petugas bandara.
Selain karena alasan kesehatan dan keamanan, beberapa barang juga dianggap membahayakan ekosistem atau termasuk pelanggaran hukum internasional. Jadi, bukan cuma perkara ‘larang-larangan iseng’, ya.
Barang
yang Sering Dilarang Dibawa
Nah, biar kamu nggak
apes di bandara, berikut ini daftar barang yang sebaiknya kamu coret dari koper
saat pergi ke luar negeri:
1.
Makanan Segar dan Produk Hewani
- Buah segar, sayuran
mentah
- Produk susu (keju,
susu cair)
- Daging, sosis, dan
olahan lainnya
Banyak negara seperti
Australia dan Selandia Baru punya aturan ketat soal biosekuriti. Bawa makanan
segar bisa dianggap ancaman buat flora-fauna lokal.
2.
Obat-obatan Tanpa Resep
Obat flu atau sakit
kepala biasa mungkin oke. Tapi kalau kamu bawa obat kuat, penenang, atau
suplemen herbal, lebih baik sertakan resep dari dokter.
Di Jepang, misalnya, pseudoephedrine (bahan umum obat pilek) bisa dianggap
ilegal.
3.
Produk dari Satwa Dilindungi
Dompet dari kulit ular?
Gelang gading? Mungkin kelihatan keren, tapi banyak negara yang melarang
masuknya barang-barang ini demi menjaga kelestarian satwa langka.
4.
Barang Palsu & Bajakan
Mulai dari tas branded
KW sampai DVD bajakan, semua bisa bikin kamu kena masalah hukum, terutama di
negara-negara Eropa dan Amerika.
5.
Senjata Tajam
Benda kecil kayak
cutter, pisau lipat, atau bahkan korek api gas bisa dianggap berbahaya kalau
dibawa ke kabin pesawat. Pastikan simpan di bagasi terdaftar atau jangan dibawa
sama sekali.
Perhatikan
Negara Tujuanmu!
Setiap negara punya
aturan sendiri soal barang bawaan. Ini beberapa contohnya:
- Australia: Biosekuriti super ketat, makanan jadi musuh
utama
- Jepang: Obat tertentu bisa bikin kamu dicekal
- UAE (Uni Emirat
Arab): Alkohol dan
materi pornografi sangat dilarang
- Singapura: Permen karet pun dilarang, lho!
Sebelum berangkat,
selalu cek situs resmi imigrasi atau bea cukai negara tujuan kamu. Jangan modal
nekat, ya.
Tips
Aman Sebelum Packing
Biar nggak salah
langkah, coba lakukan beberapa hal ini sebelum traveling:
- Baca aturan bea
cukai negara tujuan
- Siapkan resep obat
kalau perlu
- Jangan packing
makanan segar di koper
- Cek ulang koper
sebelum berangkat
- Gunakan layanan
deklarasi barang (jika diperlukan)
Dan kalau ragu, lebih
baik tinggalin di rumah aja. Daripada menyesal di bandara.
Kalau
Nekat, Apa Akibatnya?
Setiap pelanggaran punya
konsekuensi. Bisa berupa:
- Barang disita
petugas bandara
- Denda yang lumayan
mahal
- Masuk daftar
pantauan imigrasi
- Penolakan masuk
negara tujuan
- Deportasi (kalau
parah banget)
Intinya: satu barang
‘remeh’ bisa bikin seluruh rencana travelingmu berantakan.
Jangan
Asal Masukkan Barang ke Koper!
Traveling ke luar negeri
memang menyenangkan, tapi harus tetap waspada. Nggak semua barang yang aman di
Indonesia juga aman di negara lain.
Selalu cek aturan bea cukai dan hindari membawa barang-barang yang bisa bikin
kamu kesandung hukum.
Kalau kamu ragu, lebih
baik konsultasi ke agen perjalanan, pihak maskapai, atau cek situs resmi
imigrasi. Liburan aman dan tenang itu dimulai dari koper yang cerdas!